contoh kutbah kitab



KHUTBAH KITAB

            Segala puji bagi allah yang telah menjadikan hadis-hadis nabi yang terpilih sebagai petunjuk bagaikan bintang bintang. Aku bersaksi bahwasannya tadak ada tuhan bahwasannya tidak ada tuhan selain allah, dan sesungguhnya nabi Muhammad adalah utusan-nya yang allah berikan kebada rahasia-rahasia segala ilmu.rahmat dan keselamatan semoga tetap atas makluknya yang paling utaman, yaitu nabi Muhammad saw. Yang diutus dengan berbagai mu jizat, dan para keluarganya sebagai lampu lampu yang menunjukan,serta para sahabatnya yang menjadi bintang bintang

            Sesudah itu, bahwa kitab ini merupakan kitab ini merupakan komentar kitab “Lubabul Hadits’ karya syekh Al Allamah Al fahhamah jalaluddin bin al allmah abu bakar As Suyuthi [semoga allah meliputih rahmat-nya kepadanya dan menepatkannya di surge-nya].

            Kitab ini saya beri nama “TANQIHUL QOUN AL HATSITS” sebagai komentar “LUBABUL HADITS”.saya memohon kepada allah semoga menjadikannya dengan iklas semata-mata karena allah yang maha mulliya, dan menjadikan sebab untuk memperoleh kebahagiaan dengan surga-serga yang penuh kenikmatan,dan mengakhiri kehidupan penulisnya dengan baik,Amin.

            Ketahuilah, bahwasannya yang mendorong penulisan syarah [komentar] ini adalah dari peminat yang sangat membutuhkannya, karena belum ada nya komentar kitab itu. Disamping itu juga banyaknya masyarakat penduduk jawa yang membicarakan hal itu.

            Kitab ini sekalipun memuat Hadis dla if,namun tidak baik untuk diabaikan.sebab Hadis dla if dapat dipergunakan untuk keutamaan berhadits dla if merupakan hujah dalam fatdla-ilul A mal dengan kesepakatan para ulama,sebagai mana di sebutkan dalam syarah Al Muhadzdzab dan lainnya. Kepada allah-lah kita memohon pertolongan dan berserah diri,tiada daya dan ketuatan melainkan dengan pertolongan allah yang maha luhur lagi maha agung.

            Bismillah rahmaanir rohiim : Dengan menyebut nama allah yang maha pemurah lagi maha penyayang”, maksutnya saya memulai mengarang dengan membaca bismillah. Tuhan yang melimpahkan kebaikan, yang menutupi kesalahan, pemberi kenikmatan, yaitu allah pembuka bencana, yang maha pemurah pemberi segala pemberian, lagi maha penyayang pengampun segala kesalahan.

            Segala puji bagi allah tuhan semesta alam. Puji menurut bahasa  adalah sanjungan dengan lisan atas kebaikan yang diperoleh karena arah mengagungkan . baik dan dalam menerima kenikmatan atau tidak . termasuk sanjungan adalah memuji dan yang lain tidak terbatas dalam lisan saja. Memuji timbul karena mengagungkan pemberi kenikmatan karena yang memuji merasa kenikmatan itu, baik memuji dengan lisan , hati atau dengan amal pembuatan. Sedangkan syukur menurut bahasa adalah memuji itu. Menurut urf bersyukur adalah mentasarufkannya seorang hamba atas segala kenikmatan allah yang diberikan kepada baik pendengar dan lainnya.adapun menyanjung menurut bahasa adalah menyebut baik dengan lisan atas keindahan secata mutlak karena mengagugkan. Dan menurut pengertian umum adalh sesuatu yang menunjukan pada kekhususan yang dipuji dari suatu keistimewaan. Demikian sebagai dikemukakan syaikhul islam Zakaria Al anshari dalam risalahnya.  

KHUTBAH KITAB

            Segala puji bagi allah yang telah menjadikan hadis-hadis nabi yang terpilih sebagai petunjuk bagaikan bintang bintang. Aku bersaksi bahwasannya tadak ada tuhan bahwasannya tidak ada tuhan selain allah, dan sesungguhnya nabi Muhammad adalah utusan-nya yang allah berikan kebada rahasia-rahasia segala ilmu.rahmat dan keselamatan semoga tetap atas makluknya yang paling utaman, yaitu nabi Muhammad saw. Yang diutus dengan berbagai mu jizat, dan para keluarganya sebagai lampu lampu yang menunjukan,serta para sahabatnya yang menjadi bintang bintang

            Sesudah itu, bahwa kitab ini merupakan kitab ini merupakan komentar kitab “Lubabul Hadits’ karya syekh Al Allamah Al fahhamah jalaluddin bin al allmah abu bakar As Suyuthi [semoga allah meliputih rahmat-nya kepadanya dan menepatkannya di surge-nya].

            Kitab ini saya beri nama “TANQIHUL QOUN AL HATSITS” sebagai komentar “LUBABUL HADITS”.saya memohon kepada allah semoga menjadikannya dengan iklas semata-mata karena allah yang maha mulliya, dan menjadikan sebab untuk memperoleh kebahagiaan dengan surga-serga yang penuh kenikmatan,dan mengakhiri kehidupan penulisnya dengan baik,Amin.

            Ketahuilah, bahwasannya yang mendorong penulisan syarah [komentar] ini adalah dari peminat yang sangat membutuhkannya, karena belum ada nya komentar kitab itu. Disamping itu juga banyaknya masyarakat penduduk jawa yang membicarakan hal itu.

            Kitab ini sekalipun memuat Hadis dla if,namun tidak baik untuk diabaikan.sebab Hadis dla if dapat dipergunakan untuk keutamaan berhadits dla if merupakan hujah dalam fatdla-ilul A mal dengan kesepakatan para ulama,sebagai mana di sebutkan dalam syarah Al Muhadzdzab dan lainnya. Kepada allah-lah kita memohon pertolongan dan berserah diri,tiada daya dan ketuatan melainkan dengan pertolongan allah yang maha luhur lagi maha agung.

            Bismillah rahmaanir rohiim : Dengan menyebut nama allah yang maha pemurah lagi maha penyayang”, maksutnya saya memulai mengarang dengan membaca bismillah. Tuhan yang melimpahkan kebaikan, yang menutupi kesalahan, pemberi kenikmatan, yaitu allah pembuka bencana, yang maha pemurah pemberi segala pemberian, lagi maha penyayang pengampun segala kesalahan.

            Segala puji bagi allah tuhan semesta alam. Puji menurut bahasa  adalah sanjungan dengan lisan atas kebaikan yang diperoleh karena arah mengagungkan . baik dan dalam menerima kenikmatan atau tidak . termasuk sanjungan adalah memuji dan yang lain tidak terbatas dalam lisan saja. Memuji timbul karena mengagungkan pemberi kenikmatan karena yang memuji merasa kenikmatan itu, baik memuji dengan lisan , hati atau dengan amal pembuatan. Sedangkan syukur menurut bahasa adalah memuji itu. Menurut urf bersyukur adalah mentasarufkannya seorang hamba atas segala kenikmatan allah yang diberikan kepada baik pendengar dan lainnya.adapun menyanjung menurut bahasa adalah menyebut baik dengan lisan atas keindahan secata mutlak karena mengagugkan. Dan menurut pengertian umum adalh sesuatu yang menunjukan pada kekhususan yang dipuji dari suatu keistimewaan. Demikian sebagai dikemukakan syaikhul islam Zakaria Al anshari dalam risalahnya.  


Belum ada Komentar untuk "contoh kutbah kitab"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel